Fakta dan Sejarah Perusahaan Glencore PLC

Fakta dan Sejarah Perusahaan Glencore PLC

Saat ini dunia tengah sibuk melawan pandemi virus Covid-19. Terlebih peristiwa datangnya pandemi tersebut dapat dikatakan secara tiba-tiba sehingga tidak banyak orang yang siap mengenai dampak ekstrem yang ditimbulkan. Termasuk penutupan beberapa industri pertambangan karena sudah melemah. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku bagi Perusahaan Glencore PLC.

Beberapa Fakta Perusahaan Glencore PLC

Fakta dan Sejarah Perusahaan Glencore PLC

Pandemi virus Covid-19 memang sudah membuat perekonomian global menjadi menurun. Hal tersebut juga berdampak kepada melemahnya industri pertambangan karena permintaan yang juga menurun. Hal ini menyeabkan aktivitas tambang secara umum menjadi tersendat. Akan tetapi, Anda perlu tahu beberapa fakta mengenai Perusahaan Glencore di bawah ini:

  • Didirikan oleh Marc Rich

Berawal dari tahun sekitar 1974 tepat saat Marc Rich & Co. AG didirikan oleh Marc Rich. Merupakan seorang pria kelahiran Belgia. Ia juga seorang miliarder komoditas perdagangan tepatnya mineral dan juga pertambangan. Saat itu, ia mendapat kekayaan saat menghindari embargo minyak Arab. Sampai akhirnya ia berhasil menjual minyak dengan keuntungan yang jauh lebih besar dari perusahaan Amerika Serikat.

Kemudian, saat ia sudah mendapatkan keuntungan tersebut maka perusahaan yang dibentuk lebih berfokus pada penjualan serta pemasaran minyak mentah, mineral, logam besi, serta non besi.

  • Pandemi virus Covid-19 tidak mempengaruhi Glencore

Dapat dikatakan bahwa kehadiran pandemi virus Covid-19 sama sekali tidak memberikan pengaruh terhadap raksasa pertambangan dunia yakni Glencore. Buktinya perusahaan tersebut masih tetap beroperasi. Perusahaan ini merupakan perusahaan pertambangan terbesar yang memproduksi energi, mineral, logam, serta pertanian. Perusahaan ini sendiri berasal dari Negara Inggris dan memiliki markas di Baar, Swiss.

  • Sempat mengalami kerugian ratusan juta dollar

Perusahaan yang berasal dari Inggris ini memang masih bisa bertahan. Akan tetapi ia juga mengalami tahun-tahun yang cukup menantang tepatnya 2019 sebelum pandemi virus Covid-19 benar-benar melanda. Kemudian, di tahun 2020 perusahaan ini turun satu peringkat karena memiliki kerugian sebesar 404 juta dollar.

Dikatakan bahwa hal tersebut terjadi akibat harga komoditas yang semakin melemah. Terutama dalam bidang batu bara. Tidak hanya itu saja, perusahaan ini juga mengalami penurunan nilai hingga 2,8 miliar dollar pada tahun yang sama.

  • Banyak tudingan menerpa Glencore

Glencore terus dirundung penyelidikan tepatnya oleh pihak regulator Inggris serta Amerika Serikat. Yakni mengenai tuduhan korupsi dan penyuapan di tahun 2020. Akan tetapi, seluruh tuduhan yang ada tersebut sudah berhasil dibantah oleh perusahaan. Di tahun yang sama juga, perusahaan ini dituding melakukan kerja sama dengan salah satu kelompok kriminal. Tuduhan tersebut dilayangkan oleh otoritas Swiss.

Meski proses hukum sedang berlangsung, ternyata saham perusahaan tambang yang satu ini justru melambung tinggi. Hanya saja, perusahaan raksasa ini hanya mendapatkan pendapatan pasar yang tidak dari biasanya.

  • Ada banyak penurunan produksi

Adanya pandemi virus Covid-19 memang tidak mempengaruhi operasi perusahaan raksasa yang satu ini. Akan tetapi, keberadaan virus tersebut juga menyebabkan penambang menurunkan banyak perkiraan produksi. Perusahaan ini bahkan memperkirakan adanya penurunan produksi tembaga sebesar 45.000 ton. Tentu saja hal tersebut termasuk jumlah yang sangat banyak.

Pada produksi mineral juga memiliki tingkat produksi yang jauh lebih rendah. Sementara itu, produksi yang tidak terlalu berpengaruh adalah seng dan diharapkan dapat meningkat dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.

Itulah informasi mengenai sejarah dan juga fakta dari Perusahaan Glencore PLC. Saat ini memang keberadaan pandemi membuat semua pihak menjadi kewalahan. Ada banyak pihak yang mendapatkan dampak negatif mengenai adanya virus tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *